The Utilization of Artificial Intelligence in Islamic Religious Education (PAI) Learning and Its Implications for the Ethics of Teacher–Student–Parent Relationships at MA Al-Ghazali, Rombasan, Pragaan, Sumenep
DOI:
https://doi.org/10.33487/edumaspul.v10i2.502Keywords:
Artificial Intelligence Pembelajaran PAI Etika Relasi Guru Murid Orang TuaAbstract
Pemanfaatan ArtificialmIntelligence (AI) dalam pembalajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memberikan perubahan pada cara peserta didik memperoleh informasi serta cara guru dan orang tua menjalankan pendampingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan AI pada pembelajaran PAI serta implikasinya terhadap etika relasi guru, murid, dan orang tua di MA Al-Ghazali Rombasan Pragaan Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, guru PAI, peserta didik, dan orang tua. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran dan sumber informasi tambahan. Guru menggunakan AI untuk mencari ide materi, menyusun bahan ajar, membuat soal, memberikan contoh kasus dan memperoleh alternatif penjelasan, sedangkan siswa menggunakannya untuk memahami materi dan membantu pengerjaan tugas. Pemanfaatan AI tetap disertai arahan dan pemeriksaan informasi oleh guru serta pendampingan orang tua. Penggunaan AI berkaitan dengan perubahan pola komunikasi, pendampingan, pengawasan, dan pembagian tanggung jawab. Prinsip tabayyun, kejujuran, tanggung jawab, penghormatan, dan kemandirian berpikir menjadi bagian dari etika penggunaan AI dalam pembelajaran PAI
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuraniyatus Shalehah, Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

